Menurut Marwan, selain upaya hukum, upaya politik juga harus dilakukan demi mendorong pemerintah agar bersungguh-sungguh mengusut dan menindak dugaan penyalahgunaan manajemen operasional Jiwasraya.
"Adanya dugaan korupsi yang terjadi di salah satu BUMN ini harus diperkuat dengan upaya politik dengan harapan bisa mempercepat penyelesaian masalah," kata Marwan melalui pernyataan pada Sabtu (7/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Puluhan Warga Korea Adukan Jiwasraya ke DPR |
Di tengah penyelesaian kasus Jiwasraya, Kementerian BUMN justru melaporkan indikasi kecurangan dalam tubuh Jiwasraya ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Laporan dibuat setelah Kementerian BUMN mengetahui sejumlah aset perusahaan yang diinvestasikan secara tidak hati-hati (prudent).
[Gambas:Video CNN]
Selain itu, Jiwasraya juga sempat mengeluarkan produk asuransi yang menawarkan imbal hasil (return) cukup tinggi kepada nasabah.
Hal inilah yang membuat Jiwasraya mengalami tekanan likuiditas sehingga terpaksa menunda pembayaran klaim kepada nasabahnya. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mensinyalir investasi Jiwasraya banyak ditaruh di saham-saham gorengan.
Puluhan warga Korea Selatan pemegang polis bahkan telah mengadu ke Komisi VI DPR terkait tunggakan klaim produk Jiwasraya yang belum dibayarkan sejak jatuh tempo pada Oktober 2018 lalu.