PLTU Terbesar di Indonesia Topang Pasokan Listrik Jawa-Bali

CNN Indonesia | Selasa, 17/12/2019 13:24 WIB
PLTU Terbesar di Indonesia Topang Pasokan Listrik Jawa-Bali Ilustrasi pembangunan PLTU Jawa 7, PLTU dengan teknologi USC terbesar di Indonesia. (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian ESDM menjamin pasokan listrik Jawa dan Bali usai Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7 Unit 1 beroperasi secara komersial (Commercial on Date/COD) pada pekan lalu. Pembangkit yang diklaim sebagai PLTU terbesar di Indonesia itu memiliki kapasitas total 2 x 1.000 MegaWatt (MW) dari dua unit.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan PLTU yang berlokasi di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Serang Banten ini merupakan PLTU Batu bara pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi boiler Ultra Super Critical (USC).

"Teknologi USC diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi pembangkit 15 persen lebih tinggi dibandingkan non USC sehingga menurunkan biaya bahan bakar per kWh. Ini sekaligus sebagai mitigasi penurunan emisi Gas Rumah Kaca," ungkap Agung seperti dikutip dari laman Setkab, Selasa (17/12).


Kelebihan lain dari PLTU Jawa 7, sambung Agung, pengoperasian menggunakan Sea Water Fuel Gas Desulfurization (SWFGD). Sistem ini dinilai ramah lingkungan karena penyaluran batu bara dari tongkang menggunakan coal handling plant sepanjang 4 kilo meter sehingga tidak ada batubara yang tercecer hingga coal yard.

Agung menerangkan proyek ini memakai bahan bakar batu bara low rank yang memiliki nilai kalor 4000 hingga 4600 kCal/kg. Nantinya, pengoperasian PLTU Jawa 7 membutuhkan pasokan batubara sebanyak 7 juta ton per tahun dengan beroperasinya dua unit.

Agung menjelaskan daya pembangkit PLTU Jawa 7 akan disalurkan untuk memperkuat sistem interkoneksi Jawa-Bali melalui jaringan Suralaya-Balaraja 500 kV menuju interkoneksi Jawa-Bali.

"Ini bisa menopang beban puncak sistem Jawa-Bali yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun ini sekitar 28.000 Mega Watt, meningkat dari tahun sebelumnya 27.000 MW," jelasnya.

Lebih lanjut, pemerintah terus mendorong tambahan pembangkit listrik guna mempercepat program 35.000 MW.

"Kami targetkan unit 2 dengan kapasitas sama (PLTU Jawa 7) beroperasi pada 020 nanti sehingga bisa menumbuhkan kegiatan ekonomi yang lebih produktif," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN] (sfr)