"Saya harap Bea Cukai meningkatkan kewaspadaan jelang akhir tahun dan di dalam menjaga perekonomian kita," katanya ketika melantik pejabat eselon di Gedung Dhanapala seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/12).
Menurut mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini, maraknya barang impor ilegal tak lepas dari dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerja ekspor impor, dua-duanya melemah dan kita di sisi lain dihadapkan pada serbuan barang ilegal," katanya.
Karenanya, ia mendorong Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk meningkatkan sinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak.
"Saya minta semua pejabat betul-betul mewaspadai apakah yang memang masuk ini legitimate dari sisi proses, dari sisi pajak yang harus mereka bayarkan dan tentu dari sisi kemampuan industri kita untuk kompetisi secara fair dengan barang yang berasal dari luar," katanya.
(antara/sfr)