Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi menyebut lelang beras yang telah disimpan selama 3 hingga 4 bulan tersebut dimenangkan oleh salah satu perusahaan industri lem furnitur.
"PT Zona Eksekutif Linier menjadi pemenang lelang terbuka beras turun mutu. Perusahaan industri lem furnitur tersebut menang dengan harga lelang Rp23,8 miliar rupiah. Saat dilelang, harga minimal (dipasang) Rp23,75 miliar rupiah," ungkap Tri saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (23/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tri kemudian mengaku bahwa terdapat selisih harga antara harga beras yang dilelang dan harga beli beras yang dilakukan pemerintah
Berdasarkan paparannya, pemerintah membeli beras tersebut dengan harga sekitar Rp8 ribu per kilogram (kg). Menurut perhitungan CNNIndonesia.com, dari 20.300 ton beras yang dilelang akan menghasilkan harga sebanyak Rp1.172 per kg.
Lihat juga:Jokowi Resmi Pilih Desain Ibu Kota Baru |
Kendati demikian, Tri belum menyebut kapan rakortas tersebut akan dilakukan oleh pihaknya.
"Kami akan mengusulkannya dan akan diputuskan dalam rakortas," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (ara/age)