Angka tersebut hanya terpaut sekitar Rp189 triliun dari target investasi tahun ini.
"Pada Oktober ketika kami masuk, realisasi sudah Rp 601 triliun. Insya Allah realisasi di 2019 akan melampaui target Rp 790 triliun," katanya di Jakarta, Rabu (25/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kami identifikasi, kami akan menyelesaikan. Karena setiap investasi yang masuk, kasusnya beda-beda. Ada kasusnya di kementerian/lembaga, ada kasusnya di gubernur dan bupati, ada kasusnya di tanah. Ini memang berbagai macam," tuturnya tanpa menyebut masalah tersebut.
Lebih lanjut, Bahlil mengatakan target investasi tersebut bisa tercapai dalam kisaran waktu enam hingga tujuh bulan. Apabila semuanya lancar.
"Kalau ditanya optimis atau tidak, saya yakin optimis selesai. Kami minta waktu kepada bapak presiden kurang lebih enam sampai tujuh bulan kami selesaikan," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
(ara/agt)