Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap kereta bandara menjadi transportasi utama dari dan ke Bandara Adi Soemarmo. "Waktu tempuhnya juga sangat singkat dari pusat kota ke bandara," ujarnya saat pengoperasian, dikutip dari setkab.go.id, Selasa (31/12).
Ia menjelaskan waktu tempuh Stasiun Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo hanya 20 menit. Sementara, waktu tempuh menuju Bandara Adi Soemarmo dari Kota Solo bisa memakan waktu sekitar 40-60 menit pada jam sibuk dengan kendaraan mobil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paket anggaran ini juga meliputi Stasiun Kadipiro dan pembangunan persinyalan elektrik. Stasiun KA Bandara dibangun oleh PT Angkasa Pura I, sedangkan Stasiun Solo Balapan dibangun oleh PT KAI (Persero).
Untuk tahap awal ada dua trainset dengan kapasitas 390 penumpang duduk dan berdiri dan 30 perjalanan per hari. Waktu tempuh sekitar 19 menit dari Stasiun Solo Balapan-Stasiun KA Bandara, dan Stasiun KA Bandara-Stasiun Solo Balapan lebih kurang 27 menit.
Lihat juga:Erick Thohir Tunjuk Dua Direktur Baru ASDP |
Kelebihan dari KA Bandara ini adalah integrasi antar moda. Di Stasiun Solo Balapan telah terhubung dengan terminal Tirtonadi melalui jembatan (sky bridge) sehingga masyarakat sekitar Solo bisa naik bus lalu berganti moda kereta api dengan mudah.
Menurut Budi Karya, integrasi antar moda transportasi demi mendukung Candi Borobudur sebagai satu dari lima 'Bali Baru' atau destinasi wisata super prioritas. Kemenhub juga telah membuat cincin atau lingkaran jalur kereta api yang mengelilingi Kota Cirebon, Yogyakarta, Solo, dan Semarang.
[Gambas:Video CNN] (bir)