Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS. Terpantau, baht Thailand menguat 0,08 persen, yen Jepang 0,06 persen, lira Turki 0,03 persen dan ringgit Malaysia yang menguat tipis 0,02 persen.
Sementara, pelemahan terjadi pada won Korea, dolar Hong Kong serta dolar Singapura yang sama-sama melemah sebesar 0,03 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Diramal Perkasa Usai Libur Akhir Tahun |
Sebelumnya, tewasnya Jenderal Iran Qaseem Soelamani akibat serangan AS memicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Presiden Trump pun menyatakan dengan tegas di akhir pekan lalu bahwa AS akan kembali menyerang Iran apabila Iran membalas tindakan AS tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Dengan kondisi yang kian memenas tersebut, lanjut Ariston, tidak menutup kemungkinan rupiah berpotensi tertekan hingga melampaui Rp14 ribu per dolar AS.
"Karena kondisi itu, kemungkinan rupiah dapat terus tertekan, dan melemah ke area Rp14 ribu per dolar AS," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah akan bergerak di kisaran Rp13.900 hingga Rp14.000 per dolar AS pada hari ini.