"Peluang kenaikan masih besar, momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian," paparnya.
Diketahui, seusai penyampaian pidato President Donald Trump dini hari Kamis (9/1) terhadap Iran, pasar saham AS ditutup bergairah. Komentar Trump menyelamatkan pasar bursa AS yang loyo sejak pembukaan pasar 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengiringi turunnya ekuitas berjangka di AS setelah rudal Iran menghantam dua pangkalan militer AS di Irak, kami perkirakan IHSG akan bergerak melanjutkan pelemahan," kata Lanjar dalam risetnya, Kamis (9/1).
Lanjar meramal sentimen tersebut akan membuat indeks saham bergerak di level support 6.189 dan resistance 6.249.
Sementara itu, saham-saham Wall Street kompak melesat. Indeks Dow Jones naik 0,56 persen ke posisi 28.745, S&P 500 menguat 0,49 persen menjadi 3.253, dan Nasdaq Composite melonjak 0,67 persen menjadi 9.129.
[Gambas:Video CNN] (well/agt)