INFO HARGA PANGAN

Peternak Teriak Harga Ayam Anjlok, Data Pemerintah Harga Naik

CNN Indonesia | Senin, 20/01/2020 11:40 WIB
Peternak Teriak Harga Ayam Anjlok, Data Pemerintah Harga Naik Peternak mengeluhkan harga ayam yang anjlok. Namun, PIHPS melansir harga daging ayam cenderung naik. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Peternak ayam berteriak mengeluhkan anjloknya harga ayam hidup. Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) mengaku rugi sebesar Rp200 juta per bulan atawa Rp3,4 miliar dalam 17 bulan terakhir karena harga anjlok.

Padahal, berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga daging ayam ras segar naik tipis Rp150 per kilogram menjadi rata-rata Rp33.250 per kg pada Senin (20/1).

Namun, memang trennya cenderung turun dalam sepekan terakhir yang dibanderol Rp33.400 per kg pada 14 Januari 2020.

Di Tangerang, harga daging ayam dipatok Rp38 ribu per Kg. Sedangkan, di Bima harga menyentuh Rp48 ribu per Kg, dan di Kupang dipatok Rp49.600 per Kg.

Sementara, data Pinsar menyebut harga ayam hidup lepas kandang di kisaran Rp13.500-Rp14.500 per kg. Padahal, harga pokok produksinya mencapai Rp17.500-Rp18 ribu per kg.

"Sebetulnya jelang Natal 2019 harganya sempat mendekati HPP, yaitu sekitar Rp17 ribu per kg. Harapan kami paling tidak harga ini bisa bertahan hingga tahun baru, tetapi ternyata setelah Natal harga terus turun sampai sekarang," tutur Ketua Pinsar Jawa Tengah Parjuni.

[Gambas:Video CNN]

Cabai dan Minyak Goreng Naik

Selain daging ayam, harga telur ayam ras segar juga meningkat tipis Rp100 per kg menjadi rata-rata Rp25.750 per kg. Harga telur ayam ini relatif stabil dibandingkan sepekan terakhir.

Sementara, komoditas lainnya naik cukup tajam. Seperti cabai rawit merah dan cabai merah besar. Masing-masing kenaikannya mencapai 12,83 persen dan 7,74 persen menjadi Rp72.550 per kg dan Rp54.300 per kg.

Dua jenis cabai lainnya, yakni rawit hijau dan merah keriting juga mencatat kenaikan, namun tidak sampai satu persen menjadi masing-masing sebesar Rp41.450 per kg dan Rp46 ribu per kg.

Harga komoditas minyak goreng juga naik. Untuk minyak goreng curah tercatat naik 1,57 persen menjadi rata-rata Rp12.950 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan dipatok Rp14.100-Rp15.050 per kg.

Berbeda dengan harga bawang merah dan bawang putih yang mulai melorot. Bawang merah, misalnya, dibanderol Rp37.100 per kg, dan bawang putih dihargai Rp34.900 per kg.


(bir/agt)