Di Luar Basket, Kobe Bryant Jadi Pebisnis Modal Ventura

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 09:49 WIB
Di Luar Basket, Kobe Bryant Jadi Pebisnis Modal Ventura Selama berkarir di dunia olah raga, Kobe Bryant menjadi salah satu atlet terkaya di dunia. (Harry How/Getty Images/AFP).
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda basket Kobe Bryant meninggal dalam kecelakaan helikopter di California, AS pada Minggu (26/1). Semasa hidupnya, Kobe tercatat sebagai salah satu atlet terkaya di dunia.

Dilansir dari Forbes, Senin (27/1), selama dua dekade berkarir sebagai pemain basket, ia meraup pendapatan hingga US$770 juta atau sekitar Rp10,78 triliun (asumsi kurs Rp14 ribu per dolar AS).

Bayaran pria yang dijuluki Black Mamba ini waktu bermain di klub basket LA Lakers merupakan yang tertinggi di jajaran NBA pada enam musim terakhirnya, 2011-2016.


Selain dari bermain basket, pendapatannya juga bersumber dari iklan di mana ia menjadi ambassador sejumlah produk olah raga seperti Nike, Hublot, dan Panini.

Pada 2016, Kobe masuk ke daftar Pengusaha Terkaya di Bawah 40 Tahun versi Forbes. Ia menduduki peringkat 33 dengan nilai kekayaan bersih mencapai US$350 juta atau sekitar Rp4,9 triliun per 12 Desember 2016.

Kobe tak hanya piawai di lapangan tetapi juga memiliki insting bisnis. Setelah pensiun dari atlet, ia bersama Jeff Stibel pada mendirikan perusahaan modal ventura Bryant Stibel dengan modal US$100 juta pada Agustus 2016.

Melalui entitas bisnis itu, Kobe berinvestasi pada perusahaan rintisan (startup) di berbagai bidang teknologi, media, dan data.

Dikutip dari situs resmi Bryant Stibel, beberapa perusahaan startup yang menerima suntikan dana dari Bryant Stibel di antaranya AOS Art of Sport, ringDNA, vipKid, minted., legalzoom, dan DellTechnologies.

[Gambas:Video CNN]


(sfr/lav)