Virus Corona Angkat Harga Emas Antam ke Rp777 Ribu per Gram

CNN Indonesia | Jumat, 14/02/2020 09:46 WIB
Virus Corona Angkat Harga Emas Antam ke Rp777 Ribu per Gram Wabah Virus Corona angkat harga emas Antam ke Rp777 ribu per gram. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp777 ribu per gram pada Jumat (14/2) atau naik Rp3 ribu per gram dari sebelumnya di level Rp774 ribu per gram. Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) yang naik Rp3 ribu ke level Rp692 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp411 ribu, 2 gram Rp1,49 juta, 3 gram Rp2,22 juta, 5 gram Rp3,69 juta, 10 gram Rp7,31 juta, 25 gram Rp18,18 juta, dan 50 gram Rp36,28 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp72,5 juta, 250 gram Rp181 juta, 500 gram Rp361,8 juta, dan 1 kilogram Rp723,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Pada perdagangan internasional, harga emas berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.580,6 per troy ons atau menguat 0,11 persen. Sementara, harga emas di perdagangan spot naik 0,07 persen ke US$1.577,08 per troy ons pada pagi ini.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pergerakan harga emas masih dipengaruhi sentimen penyebaran Virus Corona. Menurutnya, kekhawatiran pasar terhadap wabah tersebut meningkat sehingga harga emas kembali hijau.

"Ada penambahan signifikan dalam laporan terbaru jumlah yang terinfeksi dan meninggal karena Virus Corona di Provinsi Hubei, China telah menyebabkan kekhawatiran di pasar keuangan," kata Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Pemerintah China melaporkan terdapat kenaikan kasus hingga 45 persen dari hari sebelumnya dan penambahan jumlah korban yang meninggal sebanyak 242 orang. Penambahan ini terjadi karena mengikutsertakan perhitungan diagnosa baru yang menggunakan CT scan.

"Ini menyebabkan harga aset berisiko tertekan dan aset yang lebih aman seperti emas melonjak lagi," kata Ariston.

[Gambas:Video CNN]
Untuk hari ini, pasar masih akan memantau perkembangan Virus Corona di China dan negara lainnya. Ariston bilang bisa saja harga emas kembali merosot jika ada pernyataan dari berbagai pihak yang menenangkan pasar.

"Potensi hari ini harga emas bergerak di rentang US$1.568 per troy ons-US$1.582 per troy ons," pungkas dia.

(aud/agt)