Dikutip dari Antara, Selasa (18/2), WTO memprediksi indikator perdagangan barang turun menjadi 95,5 dari 96,6 yang dilaporkan pada November lalu.
Sebagai catatan, nilai indikator kurang dari 100 mengindikasikan pertumbuhan perdagangan di bawah tren jangka menengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, indikator perdagangan WTO adalah gabungan data pesanan ekspor dalam survei bisnis, angkutan udara, pengiriman peti kemas, produksi dan penjualan mobil serta perdagangan komponen elektronik dan bahan pertanian, terutama kayu.
Indikator ini dirancang untuk mengidentifikasi titik balik dan mengukur momentum dalam pertumbuhan perdagangan global daripada memberikan perkiraan jangka pendek tertentu.
[Gambas:Video CNN]
(antara/sfr)