Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menuturkan sudah menugaskan 'bawahannya' di Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI-JSK) untuk melakukan dialog dengan manajemen Indosat dan Serikat Pekerja Indosat.
"Saya sudah minta ke Ditjen PHI untuk mengajak mereka bicara mengenai apakah (mereka yang terkena PHK) masih bisa dipertahankan. Kemudian apa kira-kira bisa membantu akses penempatan di tempat kerja lain tidak," ungkap Ida di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (18/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari info para anggota serikat angkanya 500, jumlahnya masih terus diverifikasi dan kemungkinan bisa melebihi jumlah tersebut," kata Ismu.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Sabda Pranawa Jati menuturkan keputusan PHK oleh manajemen Indosat terbilang mendadak dan tak melalui perundingan dengan serikat pekerja, baik Serikat Pekerja Indosat maupun Aspek. Padahal, perusahaan wajib melakukan diskusi dengan serikat pekerja sebelum melakukan PHK besar-besaran.
Menurutnya, pembicaraan secara personal bersifat tak adil karena rentan ada intimidasi dari manajemen. Terlebih, prosesnya pembicaraannya juga tertutup.
Sementara, Director & CEO Ahmad Al-Neama mengatakan perusahaan saat ini memang tengah melakukan perubahan organisasi perusahaan. Hal itu berdampak dengan nasib 677 karyawan Indosat.
Ia bersikeras langkah yang dilakukan oleh perusahaan sudah adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengklaim dari 677 karyawan yang terkena dampak tersebut, lebih dari 80 persen sudah menerima paket kompensasi dari perusahaan.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)