Dikutip dari AFP, produsen pesawat Eropa tersebut melihat pasar luar angkasa sedang landai dan ada kontrak yang tertunda dari pertahanan. Sehingga perusahaan memutuskan untuk memangkas 829 pekerja di Jerman, 630 pekerja di Spanyol, 404 di Prancis dan 357 di Inggris.
Selain itu, 142 pekerja di negara lainnya pun akan diberhentikan. Namun, detail pemangkasan tenaga kerja dan restrukturisasi tersebut masih dalam pembahasan dengan dewan pekerjaan Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airbus yang berbasis di Prancis pekan lalu melaporkan kerugian bersih 1,36 miliar euro pada 2019. Kerugian ini salah satunya karena denda 3,6 miliar euro atas skandal penyuapan dan biaya pengembangan tambahan untuk pesawat angkut A400M.
[Gambas:Video CNN]
(age/sfr)