Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp13.863 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Jumat (21/2), yakni Rp13.777 per dolar AS.
Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, won Korea melemah 0,90 persen, lira Turki 0,86 persen, ringgit Malaysia 0,81 persen, dan baht Thailand melemah 0,29 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kekhawatiran akan penyebaran virus corona di luar China meningkat seiring dengan peningkatan tajam infeksi di Korea Selatan, Italia, dan Iran," kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (24/2).
Diketahui, Italia, Korea Selatan dan Iran mencatat kenaikan tajam dalam infeksi selama akhir pekan. Korea Selatan sekarang memiliki lebih dari 600 kasus, sementara Italia lebih dari 150 kasus, dan Iran sebanyak 43 kasus.
[Gambas:Video CNN]
Pemerintah Italia bahkan telah menghentikan karnaval Venesia, menutup sekolah, dan menyegel kota-kota yang terkena dampak di utara, sambil berupaya untuk mencari tahu bagaimana dan di mana penyebaran virus tersebut dimulai.
Organisasi Kesehatan Dunia (WTO) pun mengatakan khawatir atas meningkatnya jumlah kasus di berbagai negara tanpa kaitan yang jelas dengan China tersebut.
Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp13.750 hingga Rp13.815 pada perdagangan Selasa (25/2) esok.