Ia menyatakan tambahan wisatawan mancanegara itu akan mendatangkan devisa ke kantong negara sebesar Rp13 triliun. Dengan kata lain, ada tambahan pendapatan bagi negara dari insentif yang digelontorkan untuk sektor pariwisata.
"Dengan insentif Rp298 miliar akan memberikan dampak untuk menarik wisatawan sebanyak 736 ribu wisatawan," ungkap Wishnutama di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara total, pemerintah mengalokasikan dana hingga Rp10 triliun untuk berbagai insentif fiskal demi meredam dampak virus corona ke ekonomi domestik.
Selain insentif untuk menarik wisatawan mancanegara, pemerintah juga memberikan kompensasi kepada PT Pertamina (Persero) sebesar Rp265,5 miliar atas diskon avtur yang diberikan mulai Maret hingga Mei 2020 mendatang.
[Gambas:Video CNN]
Kemudian, pemerintah mengucurkan dana untuk PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) sebesar Rp256 miliar.
Sebab, pemerintah memerintahkan pengelola bandara itu untuk menurunkan passanger service charge (PSC) atau Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) sebesar 20 persen.
Catatan Redaksi: Judul artikel ini diubah pada Rabu (26/2) pukul 19.18 WIB. Sebelumnya berjudul "Menparekraf Ramal Diskon Tiket Pesawat Undang 736 Ribu Wisman".
(aud/sfr)