Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp13.966 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Selasa (25/2), yakni Rp13.893 per dolar AS.
Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, won Korea melemah 0,53 persen, baht Thailand 0,47 persen, dan yen Jepang 0,21 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah pada hari ini disebabkan oleh sentimen negatif dari mulai menyebarnya wabah virus corona di negara bagian AS.
"Otoritas Kesehatan Federal (AS) memperingatkan bahwa mereka khawatir penyebaran yang lebih luas ke negara bagian," kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (26/2).
[Gambas:Video CNN]
Akibatnya, Pusat Nasional untuk Imunisasi dan Penyakit Pernafasan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika meminta warga untuk mempersiapkan kemungkinan munculnya wabah tersebut.
Kota-kota dan kota-kota kecil harus merencanakan seperti membagi kelas sekolah menjadi kelompok-kelompok kecil atau menutup sekolah sementara.
Lebih lanjut,Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp13.900 hingga Rp14.000 per dolar AS pada perdagangan Kamis (27/2) esok.
Lihat juga:BI Temukan Uang Palsu Pecahan Rp100 |