Head of Communications AirAsia Indonesia Baskoro Adiwiyono mengatakan rute penerbangan Bandung-Kuala Lumpur sejatinya masih berjalan normal. Begitu pula dengan rute Bandung-Singapura.
"Hanya pada hari-hari tertentu saja kami sesuaikan jumlah penerbangan dengan permintaan," ucap Baskoro kepada CNNIndonesia.com, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan turut memastikan bila ada pembatalan penerbangan, maka maskapai akan segera memberitahukan ke penumpang.
"Setiap perubahan jadwal penerbangan juga tentunya kami informasikan kepada penumpang yang terdampak," ungkapnya.
"Citilink sampai dengan saat ini untuk penerbangan dari Bandung menuju Kuala Lumpur masih beroperasi dengan normal," ujar Resty saat dikonfirmasi.
Berdasarkan pantauan, penerbangan Citilink dengan rute penerbangan Bandung-Kuala Lumpur merupakan penerbangan transit ke dua kota, yakni Jakarta dan Denpasar sebelum akhirnya mendarat di Negeri Jiran. Harga tiket yang ditawarkan sebesar Rp2,32 juta per penumpang.
Sebelumnya, PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara Bandung menyatakan rute penerbangan Bandung-Singapura dan Bandung-Kuala Lumpur dihentikan sementara menyusul diumumkannya virus corona di Indonesia.
[Gambas:Video CNN]
"Dua penerbangan ke luar negeri dihentikan sementara sejak hari ini. Penerbangan khususnya maskapai Air Asia dan Citilink tujuannya Singapura dan Kuala Lumpur," kata General Manager Husein Sastranegara Andika Nuryaman.
Menurutnya, penyebaran virus corona membuat jumlah penumpang di kedua rute penerbangan berkurang. Selain itu, ia menduga hal ini juga terjadi karena tengah musim permintaan rendah (low season).
"Selanjutnya, ada schedule yang terbang dan yang batal. Alasannya memang sedang low season juga. Mungkin karena corona juga," terangnya. (uli/agt)