Sementara, seperti dilansir Antara, Senin (9/3), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) anjlok US$4,62 atau 10,1 persen menjadi US$41,28 per barel. Harga ini merupakan yang terendah sejak Agustus 2016 lalu.
OPEC dan sekutunya termasuk Rusia, dikenal sebagai OPEC+ bertemu di Wina, Austria pada 5-6 Maret 2020 lalu. Mereka membahas kelanjutan pemangkasan produksi akibat penyebaran virus corona. Saat ini, kelompok itu telah memotong produksi hingga 2,1 juta bph.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
OPEC sendiri mendorong tambahan pemotongan 1,5 juta bph sampai akhir 2020. Dengan demikian, total pemangkasan produksi mencapai 3,6 juta bph, atau sekitar 3,6 persen dari pasokan global.
"Mulai 1 April semua produsen minyak diizinkan untuk memproduksi sebanyak yang mereka suka," terang analis di ABN AMRO dalam sebuah laporan.
Untuk diketahui, jumlah korban terinfeksi virus corona melampaui 100 ribu dari seluruh dunia. Pasar khawatir merebaknya virus corona ke berbagai negara akan mempengaruhi ekonomi dan permintaan minyak mentah.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/bir)