Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS. Terpantau, yen Jepang menguat 1,10 persen, dolar Singapura 0,12 persen, baht Thailand 0,11 persen, dan dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,01 persen.
Di sisi lain, pelemahan terjadi pada ringgit Malaysia sebesar 0,65 persen, won Korea 0,42 persen, serta lira Turki 0,30 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Nafan juga menyebut data non farm payroll (NFP) AS telah menunjukkan hasil positif, sehingga menguatkan nilai dolar terhadap rupiah.
Diketahui, data NFP menunjukkan perubahan jumlah tenaga kerja AS di semua sektor, kecuali pegawai pemerintah, pegawai rumah tangga, pegawai yang bekerja pada organisasi LSM (non-profit/nirlaba), serta karyawan sektor pertanian.
Dengan demikian, Nafan berpendapat rupiah bergerak di kisaran Rp14.170 hingga Rp14.300 per dolar AS pada hari ini.
"Pada perspektif teknikal, pola three inside up candlestick telah terbentuk mengindikasikan potensi depresiasi rupiah terhadap dolar AS," terang dia.
[Gambas:Video CNN]
(ara/bir)