"Kami perkirakan (anggaran) mencapai mendekati Rp1 triliun, dan kami sudah menyediakan untuk Kementerian Kesehatan," ucapnya di Jakarta, Jumat (13/3).
Alokasi dana tersebut, lanjutnya, akan digunakan untuk kebutuhan logistik, sarana dan pra sarana, dukungan instansi kesehatan, tes laboratorium, dan sebagainya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah, lanjutnya, juga melakukan distribusi alat kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, seperti masker, desinfektan, dan obat lainnya.
Saat ini, pemerintah mulai memberikan desinfektan untuk sarana dan pra sarana transportasi publik, seperti kereta api serta saran prasarana sosial ekonomi meliputi pasar, pusat perbelanjaan, dan tempat rekreasi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan virus corona sebagai pandemi pada Kamis (12/3). Kendati demikian, status pandemi tidak mengubah tekanan global dalam penanganannya. Indonesia sendiri memiliki 34 pasien positif virus corona.
"Covid-19 dapat dicirikan sebagai pandemi. Hal itu (status pandemi) tidak mengubah apa pun yang harus dilakukan oleh setiap negara," tandas Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/bir)