Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan pemerintah menambah impor gula sebesar 550 ribu ton. Sebelumnya, Mendag telah menerbitkan izin impor gula kristal mentah (GKM) sebesar 438 ribu ton. Dengan demikian total impor gula mencapai 988 ribu ton.
"Saat ini stok di distributor diperkirakan sekitar 159 ribu ton," katanya Jumat, (13/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Virus Corona, Kemendag Larang Ekspor Masker |
"Itu akan bertambah lagi, Rekomendasi Izin Impor Hortikultura (RIPH) ini dan akan diproses minggu depan sekitar 14 ribu ton untuk bawang bombai," ucapnya.
Selain itu, pemerintah juga akan menambah kuota impor daging kerbau 70 ribu ton. Sebelumnya, pemerintah telah menugaskan Perum Bulog mengimpor daging kerbau dari India sebesar 100 ribu ton. Dengan demikian, total impor daging kerbau menjadi 170 ribu ton.
[Gambas:Video CNN]
"Berkaitan dengan daging, stok sekarang 140 ribu ton. Ada kebijakan ditambah khususnya kerbau 170 ribu ton," tuturnya.
Untuk komoditas lainnya, Mendag memastikan ketersediaannya masih cukup sampai dengan Agustus. Komoditas beras, lanjut dia, stoknya mencapai 3,5 juta ton. Ia memperkirakan tambahan panen beras mencapai 22 juta ton hingga Agustus. Lebih lanjut, stok minyak goreng sebanyak 8,2 juta ton.
Sementara, stok jagung tersedia 580 ribu ton. Ia bilang masa panen jagung akan menghasilkan tambahan pasokan 13 juta ton jagung.
"Stok bahan pokok pangan sampai Agustus akan cukup," katanya.