Indeks anjlok sejak pembukaan dan terus melemah hingga ke posisi 4.456, rontok 5 persen atau 234,55 poin. Ini menjadi rekor terendah selama 4 tahun terakhir sejak 2016.
Indeks dibuka di level 4.690 dan hanya bertahan beberapa menit sebelum mencatatkan penurunan tajam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelemahan diakibatkan kecemasan setelah The Fed kembali memangkas suku bunga. Ada tanda resesi memicu investor melakukan aksi jual," jelas Dennies seperti dikutip dari risetnya Selasa (17/3).
Senada, analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan investor khawatir akan dampak sistemik virus corona terhadap perekonomian.
Alhasil, investor melakukan langkah penyelamatan dengan aksi jual saham. "Investor merespon pukulan ekonomi yang meningkat dengan cepat dari wabah pandemi virus corona," ucapnya.
Lanjar memperkirakan IHSG akan melaju di rentang pergerakan 4.615-4.770.
[Gambas:Video CNN]
(wel/age)