Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti mencatat tingkat daya beli buruh tani yang tergambar dari perhitungan upah riil turun 0,25 persen dari Rp52.360 menjadi Rp52.232 per hari.
Sementara upah nominal yang mencerminkan tingkat pendapatan hanya naik 0,23 persen dari Rp55.046 menjadi Rp55.173 per hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inflasi perkotaan turut melemahkan tingkat daya beli buruh potong rambut sekitar 0,24 persen dari Rp27.327 menjadi Rp27.262 per kepala. Sementara, tingkat pendapatan hanya naik 0,04 persen.
Sementara, inflasi nasional sebesar 0,28 persen secara bulanan pada Februari 2020. Sedangkan inflasi tahun berjalan sebesar 0,66 persen dan secara tahunan 2,98 persen.
"Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi adalah bawang putih dengan andil 0,09 persen, cabai merah 0,06 persen, daging ayam ras dan jeruk masing-masing berandil 0,02 persen," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(uli/bir)