Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp437,5 ribu, 2 gram Rp1,6 juta, 3 gram Rp2,38 juta, 5 gram Rp3,95 juta, 10 gram Rp7,83 juta, 25 gram Rp19,48 juta, dan 50 gram Rp38,88 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp77,7 juta, 250 gram Rp194 juta, 500 gram Rp387,8 juta, dan 1 kilogram Rp775,6 juta.
Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Emas kini berubah posisi mengikuti arah pergerakan aset berisiko seperti indeks saham, terdorong menguat semalam karena pengumuman tersebut," tutur Ariston kepada CNNIndonesia.com.
Ariston memperkirakan harga emas akan bergerak di kisaran US$1.465 sampai US$1.580 per troy ons pada hari ini. Kendati begitu, ia melihat masih ada peluang penguatan emas ke depan.
[Gambas:Video CNN]
"Sebab pasar yang khawatir mengenai dampak negatif corona terhadap perekonomian bakal menghalangi penguatan aset berisiko tersebut," ungkapnya.
Selain itu, sentimen penguatan masih ada karena sejumlah lembaga internasional kembali mengendurkan proyeksi laju perekonomian dunia dan negara dengan skala ekonomi besar. S&P misalnya, memperkirakan ekonomi dunia akan merosot dari 3,3 persen menjadi 1,5 persen.
Kemudian, pertumbuhan ekonomi China direvisi dari 5,7 persen menjadi 2,7 persen sampai 3,2 persen. Sementara ekonomi AS akan jeblok dari 1,9 persen ke minus 0,5 persen sampai 0 persen. Begitu pula dengan ekonomi negara-negara Eropa dari 1 persen menjadi minus 1 persen sampai minus 0,5 persen.