Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik US$4,58 atau 23,8 persen menjadi US$25,22 per barel. Penguatan tersebut merupakan rekor kenaikan harian harga minyak terbesar.
Kenaikan terjadi setelah minyak Brent merosot lebih dari 50 persen dalam 10 hari terakhir. Kenaikan terjadi karena semua sekolah-sekolah tutup, kegiatan bisnis berhenti karena virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Virus Corona Masih Tekan IHSG di Akhir Pekan |
Bank-bank sentral lain juga bergerak untuk mengurangi kejatuhan ekonomi dan pasar keuangan dari pandemi ini. Contohnya, Bank Sentral Eropa memulai skema pembelian obligasi darurat senilai 750 miliar euro setara US$820 miliar.
Sebelumnya, Arab Saudi dan Rusia mengumumkan rencana peningkatan pasokan ke 12,3 juta barel per hari (bph). Keputusan ini menyusul kegagalan dua negara dalam kesepakatan pengurangan produksi di tengah ancaman wabah corona.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/agt)