BPJS Kesehatan Serahkan Bantuan GEBAH Corona untuk Nakes

BPJS Kesehatan, CNN Indonesia | Rabu, 25/03/2020 14:34 WIB
BPJS Kesehatan menyerahkan bantuan berupa APD dan donasi tambahan yang diperoleh dari GEBAH Corona pada nakes di tiga rumah sakit mitra. Penyerahan bantuan APD dan donasi yang dikumpulkan lewat GEBAH Corona. (Foto: BPJS Kesehatan)
Jakarta, CNN Indonesia -- BPJS Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Republika menyerahkan bantuan berupa Alat Perlindungan Diri (APD) kepada para tenaga medis dan mitra fasilitas kesehatan. Bantuan itu merupakan hasil dari aksi penggalangan dana melalui Gerakan Gotong Royong Bantu Tenaga Kesehatan Cegah Corona (GEBAH Corona) yang berjalan sejak pekan lalu.

Penyerahan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, Ketua Umum PB IDI Daeng M. Faqih, Pemimpin Redaksi Harian Republika Irfan Junaidi, serta jajaran direktur rumah sakit mitra BPJS Kesehatan, seperti RSAL Mintoharjo, RS Pelni, dan RS Said Sukanto.

APD berupa masker bedah, baju pelindung medis lengkap, hand sanitizer, dan kipas disinfekran tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada para tenaga medis di lapangan. Selain APD, BPJS Kesehatan juga menyalurkan donasi tambahan yang berasal dari penggalangan dana sukarela karyawan instasi.


"Para tenaga medis sudah bekerja keras mempertaruhkan kesehatan, bahkan nyawanya, demi melindungi masyarakat. Saatnya kita bergerak juga melindungi tenaga medis. Apalagi di tengah kondisi saat ini APD sulit dicari karena banyaknya kebutuhan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat mendukung kelancaran para tenaga medis dalam menjalankan tugasnya," ucap Fahmi, Selasa (24/3).
Menurut Fahmi, gotong royong dalam GEBAH Corona menjadi wujud kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan tenaga medis di tengah pandemi virus corona. Ia berharap langkah itu dapat menginspirasi masyarakat luas dan instasi lainnya.

Daeng M. Faqih menyatakan terima kasih atas inisiasi BPJS Kesehatan itu, sekaligus berharap bantuan kelak dapat diperluas ke lebih banyak rumah sakit. Sementara, Irfan Junaidi meminta dukungan IDI untuk terjun langsung ke lapangan memfasilitasi tenaga kesehatan (nakes) yang membutuhkan APD.

Mencari APD di kondisi saat ini, kata Irfan, memang tidak mudah. Namun pihaknya bertekad tidak menyerah.

"Sumbangan bantuan ini adalah inisiatif bersama dari kami bagi tenaga kesehatan yang berada di lini paling depan. Dompet donasi BPJS Kesehatan dan Republika juga masih terus kami buka untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, para pimpinan rumah sakit yang menerima bantuan pun menyampaikan penghargaan atas GEBAH Corona. Dirut RSAL Mintoharjo Wiweka mengatakan bahwa penyebaran harus dikendalikan agar virus tak meluas ke wilayah dengan fasilitas kesehatan yang masih minim sarana prasarana.
Dewi F. Fitriana menambahkan, merawat pasien yang diisolasi bukan perkara mudah, terlebih dengan jumlah yang terus bertambah. Saat ini, sebagian ruangan di RS Pelni telah diubah jadi ruang isolasi. Sementara Rusdianto dari RS Said Sukanto menjelaskan bahwa pihaknya tengah bersiap mendirikan posko penanganan khusus kasus corona.

"Kasus virus corona ini seperti bola salju, makin lama makin banyak. Meski kami sudah mengantisipasinya, namun kebutuhan alat medis terus bertambah. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada IDI, BPJS Kesehatan, dan Republika atas bantuan yang diberikan," katanya.

Masyarakat luas masih bisa berdonasi di GEBAH CORONA dengan melakukan transfer ke PT Republika Media Mandiri melalui Bank BCA dengan nomor rekening 375.305.177-1 dan Bank Mandiri dengan nomor rekening 127.00.9090909-2. (rea)