Berdasarkan data Pertamina, sebelumnya rata-rata konsumsi BBM harian sebanyak 134,87 ribu KL, kini hanya tersisa sebesar 123,74 ribu KL.
VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan pasokan BBM tetap aman di tengah penyebaran virus corona yang semakin meluas di dalam negeri. Pasokannya pun masih akan ditambah sesuai jadwal yang ditentukan perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fajriyah menyatakan perusahaan akan terus berusaha agar operasional, pengolahan, distribusi, dan pemasaran produk tetap berjalan dalam situasi darurat virus corona seperti sekarang.
Dalam hal ini, manajemen turut melakukan antisipasi penyebaran virus corona dengan menyemprotkan disinfektan pada tabung-tabung LPG dan fasilitas SPBU. Kemudian, perusahaan juga menerapkan kebijakan work from home untuk sebagian karyawannya.
"Dengan kebijakan tersebut, kami memastikan pasokan BBM dan LPG akan aman ke depannya," tutup Fajriyah.
Sementara, data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan jumlah kasus virus corona di dunia mencapai lebih dari 400 ribu orang per hari ini. Rinciannya, jumlah kasus virus corona di 196 kawasan dan negara mencapai 416.686 orang.
Kemudian, sebanyak 18.589 orang meninggal di seluruh dunia akibat infeksi tersebut. Sejauh ini, kasus terbanyak masih berada di China dengan jumlah 81.869 kasus dan korban meninggal 3.287 orang.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)