"Penundaan sementara ini juga dilakukan berdasarkan situasi saat ini, dalam upaya tindakan preventif terhadap upaya pencegahan atau menangkal masuk penyebaran corona virus disease (covid-19)," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic, dalam keterangan resmi.
Operasional layanan penerbangan penumpang domestik di Provinsi Papua, Lion Air Group memiliki rata-rata 35 frekuensi penerbangan per hari pergi pulang (PP), mencakup kota sebagai berikut:
1. Jayapura - Bandar Udara Internasional Sentani (DJJ)
2. Merauke - Bandar Udara Mopah (MKQ)
3. Mimika - Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin, Timika (TIM)
4. Nabire - Bandar Udara Douw Aturure (NBX)
5. Yahukimo - Bandar Udara Nop Goliat Dekai (DEX)
6. Jayawijaya - Bandar Udara Wamena (WMX)
Danang mengungkap akan memfasilitasi seluruh calon penumpang yang sudah membeli tiket (issued ticket) dengan pengembalian dana (refund) menurut ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, seluruh calon penumpang yang sudah membeli tiket penerbangan di jadwal yang sudah dibatalkan tersebut, mendapatkan pengembalian uang tiket secara penuh.
Menurutnya, alasan pembatalan penerbangan selama sepekan ke depan tersebut karena kondisi komersial dan sepinya penumpang yang terbang dari Bandara Cut Nyak Dhien sejak beberapa pekan terakhir.
Meski pun demikian, pihaknya akan meninjau kembali apakah pembatalan tersebut, akan berakhir pada akhir Maret atau pun diperpanjang kembali sesuai dengan kondisi terkini.
[Gambas:Video CNN]
(age/bir)