Mengutip riset FPCI, penyebaran virus corona berdampak buruk bagi penghasil udang di Indonesia. Nilai ekspornya anjlok hingga 95,7 persen menjadi US$1 miliar pada Februari 2020 dari dibandingkan posisi akhir 2019 yang mencapai US$23 miliar.
Hal yang sama terjadi bagi pelaku di sektor tekstil. Permintaan ekspor secara global turun tajam karena wabah virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Efisiensi, Telkom Bakal Merger 20 Anak Usaha |
FPCI menyatakan jumlah penjualan mobil pada Februari 2020 merupakan yang terendah sejak Juni 2019. Hal ini terjadi karena ada penundaan pembelian bus dan jenis kendaraan lain untuk sektor pariwisata.
Kemudian, dampak lain juga dirasakan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ketua Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun menyatakan total penjualan industri UMKM turun sekitar 30 persen-35 persen sejak Februari hingga Maret 2020.
Lihat juga:Erick Thohir Lebur Garuda Tauberes |
PT Moka Teknologi Indonesia, salah satu perusahaan yang menyediakan layanan kasir secara digital kepada 30 ribu toko di Indonesia mengalami kerugian cukup besar. Masalahnya, saat ini banyak orang yang memilih tinggal di rumah ketimbang pergi ke berbagai tempat atau pusat perbelanjaan.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)