Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh kementerian/lembaga terkait untuk menggenjot program Padat Karya Tunai. Tujuannya, untuk membuka lapangan kerja dan menjaga daya beli masyarakat di samping pemberian dana bantuan sosial.
"Saya ingin menekankan kepada seluruh menteri untuk memperbanyak program-program yang sifatnya padat karya tunai," pesan Jokowi dalam rapat terbatas lewat video conference kepada para Menterinya, Selasa (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menunjuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk membuat pedoman dan panduan penyaluran dana Padat Karya Tunai agar program dapat dilaksanakan secara masif dan tepat sasaran di seluruh Kementerian.
Prioritas Jokowi ialah masyarakat miskin, menganggur, dan setengah menganggur. Idealnya, setiap keluarga mendapatkan upah kerja setiap harinya namun ia memberi kelonggaran untuk disalurkan sekali seminggu untuk efisiensi.
Lebih lanjut, Jokowi juga mengingatkan anak buahnya untuk menjalankan protokol kesehatan yang tepat dalam melaksanakan tugasnya. Salah satunya, dengan selalu menggunakan masker dan menjaga jarak untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
[Gambas:Video CNN]
(wel/sfr)