Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan indeks saham turun 23,6 persen sejak awal tahun (year to date/ytd). Meskipun, IHSG menguat pada penutupan perdagangan Senin (6/4) sebesar 4,07 persen ke posisi 4.811.
"Dalam beberapa waktu terakhir saham sudah mulai hijau dan mulai rebound (balik arah). Pasar saham penting, saham year to date turun 23,6 persen. Dalam sejarah ini paling dalam," ungkapnya dalam video conference, Selasa (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:1.266 Hotel Tutup karena Virus Corona |
Sebelumnya, ia juga mengungkapkan sebanyak 60 emiten berniat melakukan buyback saham mencapai mencapai Rp17,28 triliun.
"Kami di pasar modal memberikan stimulus secara gradual (bertahap) agar penurunan tidak terlalu dalam," ujarnya.
Bursa melakukan trading halt selama 30 menit bila IHSG mengalami penurunan lebih dari 5 persen. Lebih lanjut, bursa akan melakukan suspensi (penghentian sementara) perdagangan apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 15 persen. Namun, suspensi perdagangan tersebut hanya berlaku sampai akhir sesi perdagangan.
Suspensi perdagangan dapat dilakukan lebih dari satu sesi perdagangan setelah mendapatkan persetujuan atau perintah OJK.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/age)