Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pasar modal tampak tertekan oleh fluktuasi harga komoditas dan harga tukar rupiah yang terus turun.
"IHSG terlihat sedang mengalami tekanan, fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar rupiah turut memberi sentimen," ungkap William dikutip dari risetnya Rabu (8/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 4.572-4.675 dan resistance 4.929-5.080.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street ditutup memerah. Indeks Dow Jones melemah 0,12 persen ke level 22.653, S&P 500 turun 0,16 persen ke level 2.659, dan Nasdaq Composite tertekan 0,33 persen menjadi 7.887.
[Gambas:Video CNN]
(wel/sfr)