Presiden Bank Pembangunan Afrika Akinwumi Adesina mengatakan bantuan ini diberikan karena negara-negara di benua termiskin di dunia itu memiliki kondisi fiskal yang sangat terbatas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Sementara sistem perawatan dan layanan kesehatan terbiang lebih tertinggal dari negara lain.
"Afrika menghadapi tantangan fiskal yang sangat besar untuk merespons pandemi virus corona secara efektif. Bank Pembangunan Afrika sedang mengerahkan seluruh dukungan tanggap darurat untuk membantu Afrika pada saat kritis ini," ungkapnya seperti dikutip dari AFP, Kamis (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Presiden Niger Mahamadou Issoufou tengah mengajukan proposal bantuan fiskal untuk membantu ekonomi Afrika di tengah pandemi corona. Proposal bertajuk 'Marshall Plan' dikeluarkan sebagai antisipasi penurunan laju pertumbuhan ekonomi di negara-negara Afrika.
Pasalnya, keterbatasan fiskal pemerintah di negara-negara Afrika telah menciptakan kekhawatiran peningkatan kemiskinan di benua tersebut. Sementara, tingkat kelayakan penerbitan utang di Afrika juga tertinggal dari negara-negara di benua lain.
[Gambas:Video CNN]
Penyebaran virus corona telah meluas ke berbagai negara di dunia. Saat ini, setidaknya ada 1,51 juta kasus positif virus corona di dunia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 329.329 pasien sembuh, sedangkan 88.415 pasien meninggal dunia. Khusus di Afrika, jumlah kasus terbanyak ada di Afrika Selatan mencapai 1.845 kasus, Algeria 1.572 kasus, dan Mesir 1.560 kasus.