Selain APD, Agus juga mengatakan pihaknya bersama dengan sejumlah industri juga sedang melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan ventilator. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan empat kelompok pengembang ventilator dari UI, tim Yogyakarta yang terdiri dari UGM dan sejumlah perusahaan swasta.
Dari hasil koordinasi tersebut didapat kepastian bahwa beberapa kelompok pengembang ventilator akan mulai produksi April ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permintaan kata Agus disampaikan karena Jokowi ingin industri dalam negeri mampu memanfaatkan peluang peningkatan kebutuhan alat kesehatan dan obat-obatan di tengah penyebaran wabah virus corona untuk bisnis mereka.
Agus mengatakan selain tujuan tersebut, permintaan disampaikan Jokowi agar ke depan supaya nilai tambah ekonomi di dalam negeri bisa ditingkatkan. "Indonesia merupakan negara kaya herbal," katanya.
Presiden Jokowi dalam pembukaan ratas tentang optimalisasi industri dalam negeri untuk penanganan covid-19 menyatakan industri dalam negeri sudah bisa memproduksi alat pelindung diri (APD) virus corona dan masker dalam jumlah banyak. Karena kesanggupan itulah, Jokowi meminta jajarannya untuk melakukan manajemen penggunaan APD dan masker yang baik.
"Jangan sampai semuanya diekspor sehingga kita tidak dapat. Diatur sebaik-baiknya manajemennya. APD sekarang kita bisa produksi banyak, masker juga bisa produksi banyak," katanya.
Selain manajemen yang baik, Jokowi juga memerintahkan jajarannya untuk terus mempermudah proses produksi ke dua alat kesehatan tersebut. Kemudahan tersebut ia minta diberikan dengan mempermudah proses perizinan dan standardisasi produk.
[Gambas:Video CNN] (wel/agt)