"Mengingat jumlah pemudik tahun lalu sebesar 18,3 juta orang maka pada tahun 2020 jumlah pemudik berpotensi mencapai 3 juta orang di masa musim virus corona ini," ungkap Direktur Riset KIC Mulya Amri seperti dikutip dari rilis survei pada Senin (20/4).
Dalam survei yang dirilis pada 20 April 2020 tersebut, KIC mengungkap masyarakat berpenghasilan rendah dan kaum muda usia 17 hingga 29 tahun berpotensi mendominasi kategori pemudik lebaran mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mulya, sebesar 47,2 persen responden yang tetap akan mudik menyatakan alasan rindu pada kampung halaman dan keluarganya menjadi motivasi keinginan mudik lebaran. Sedangkan 39,3 persen lainnya yakin dirinya negatif corona dan 16,9 persen yakin tak akan menularkan virus corona.
"Hampir semua responden yang akan pulang kampung ini mengaku memiliki kerabat atau keluarga usia di atas 45 tahun. Padahal korban corona meninggal terbanyak di rentang 45-65 tahun," katanya.
Tahun ini, berdasarkan riset KIC, sebanyak 47,3 persen calon pemudik berencana menggunakan kendaraan pribadi sedangkan persentase yang menggunakan pesawat terbang sebesar 24,2 persen. Sisanya memilih kereta api, bus, mobil travel dan lain-lain.
Lebih lanjut, dominasi daerah tujuan mudik masih berada di Pulau Jawa yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta.