Berbagai anjuran untuk tinggal di rumah demi menghindari penularan virus corona tidak menyurutkan dahaga akan minuman beralkohol. Melalui ponsel, orang-orang memesan bir dan sejenisnya.
Penjualan minuman beralkohol melalui toko-toko di dunia maya meningkat 387 persen pada pekan kedua April 2020 atau bersamaan dengan satu bulan setelah tempat penampungan mulai melakukan pemesanan karena pandemi covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan penjualan begitu kuat hingga menembus rekor pekan sebelumnya. Pelanggan-pelanggan baru muncul dan saat ini mencapai 33 persen dari total penjualan.
"Kesadaran konsumen mengenai e-commerce meledak dalam enam pekan terakhir, lebih banyak orang memanfaatkan layanan pengiriman sebagai alternatif yang lebih aman," ujar CEO Drizly, Cory Rellas, kepada CNN.com.
"Kami tahu selama masa ketika banyak bisnis sedang kesulitan, pengiriman barang memberi peluang bagi bisnis ini untuk memberi layanan yang bernilai di tingkat lokal," sambungnya.
Sementara penjualan Spirit, minuman alkohol yang melalui proses destilasi, mengalami penurunan satu persen dari penjualan pekan sebelumnya tetapi masih tumbuh 32,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Penjualan bir dan minuman sari buah beralkohol meningkat 2,7 persen dari pekan sebelumnya dan naik 19,4 persen dibanding tahun lalu.
Drizly melihat anggur dan spirit menjadi tren saat ini, sementara anggur merah menjadi produk paling laku diikuti anggur putih dan vodka.
[Gambas:Video CNN] (nva/sfr)