Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengatakan kebijakan tersebut berpotensi memukul sektor ritel dan transportasi akibat turunnya jumlah perputaran uang. Berdasarkan catatan Apindo pada mudik Lebaran 2019, setidaknya ada Rp10,3 triliun perputaran dari Jabodetabek ke Pulau Jawa.
"Kebijakan ini dapat mempengaruhi sektor bisnis di daerah-daerah akibat penurunan perputaran uang yang pada tahun lalu mencapai Rp10,3 triliun dari Jabodetabek ke pulau Jawa," ungkapnya kepada CNNIndonesia.com pada Rabu, (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kata dia, masih ada sektor yang diuntungkan selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik ditetapkan yaitu sektor Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (ICT).
"Paling yang bisa diuntungkan secara pertumbuhan permintaan (growth demand) adalah sektor ICT," katanya.
"Catatan KADIN dampak covid-19 menekan volume distribusi barang sehingga permintaan sudah tertekan dan ini tentu berdampak kepada kelangsungan usaha jasa di sektor logistik. Larangan mudik tidak juga menambah nilai manfaat untuk jasa distribusi sektor logistik barang karena memang permintaannya turun," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut kebijakan pemerintah akan memberatkan langkah jasa transportasi pengangkut penumpang seperti angkutan bus, kereta api, dan pelayaran.
[Gambas:Video CNN]
(wel/age)