Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan tingkat inflasi secara tahunan diperkirakan sebesar 2,82 persen pada bulan ini yang bertepatan dengan awal momen ramadan. Menurutnya, tingkat kenaikan harga komponen pengeluaran masyarakat cenderung stabil rendah karena masih berada di bawah target inflasi BI sebesar 3 persen plus minus 1 persen pada tahun ini.
"Komoditas yang menyumbang inflasi adalah bawang merah, emas perhiasan, dan gula pasir," ungkap Perry, Rabu (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, Perry mengatakan ada beberapa komoditas yang justru mengalami penurunan harga atau deflasi. Misalnya, cabai merah, daging ayam, telur, dan lainnya.
Data PIHPS mencatat rata-rata harga cabai merah secara nasional besar sekitar Rp33.300 per kg atau turun 2,15 persen dalam beberapa hari terakhir. Sementara harga daging ayam turun 0,7 persen menjadi Rp28.800 per kg dan telur naik 0,19 persen menjadi Rp25.650 per kg.
"Daerah laporkan beras sudah masa panen, sehingga produksi dalam negeri meningkat, begitu juga komoditas lain," imbuhnya.
Perry mengatakan gangguan mungkin hanya akan terjadi dari sisi distribusi di beberapa daerah karena terpengaruh pandemi virus corona atau covid-19. Hal ini membuat sebagian daerah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Namun begitu, penerapan PSBB sejatinya juga memberikan dampak positif bagi laju inflasi. Sebab, aktivitas dan mobilitas masyarakat yang terbatas membuat permintaan akan komponen pengeluaran tidak tinggi, sehingga harga akan cenderung stabil.
[Gambas:Video CNN]
(uli/sfr)