Bantuan tersebut merupakan program dukungan keuangan cepat dengan persyaratan terbatas untuk negara-negara berpenghasilan rendah yang menghadapi kebutuhan pendanaan mendesak. Bantuan diberikan karena Kongo mengalami tekanan berat akibat penyebaran wabah tersebut.
"Republik Demokratik Kongo mengalami goncangan hebat sebagai akibat dari pandemi COVID-19. Prospek ekonomi jangka pendek telah memburuk dengan cepat karena jatuhnya harga mineral dan dampak dari pengendalian yang dilakukan untuk virus corona," ujar pernyataan IMF dikutip dari AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut data dari Johns Hopkins University, terdapat 359 kasus virus corona di Kongo sejak 10 Maret dan 25 dinyatakan meninggal. Otoritas Kongo disebut melakukan respons tegas memerangi pandemi termasuk dengan mengerek belanja kesehatan.
Tapi, upaya tersebut terganjal karena pendapatan domestik dan cadangan devisa tertekan oleh virus corona .
[Gambas:Video CNN] (nva/agt)