Jokowi menyebut defisit sudah terjadi pada pasokan beras, jagung, cabai, bawang merah, telor ayam, gula pasir dan bawang putih. Untuk beras, defisit pasokan sudah terjadi di 7 provinsi.
Untuk jagung, defisit terjadi di 11 provinsi, cabai besar 23 provinsi, bawang merah 1 provinsi, telor ayam di 22 provinsi, gula pasir 30 provinsi dan bawang putih di 31 provinsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk beras, Jokowi juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan manajemen pengelolaan beras dengan baik. Jokowi mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya April ini terjadi puncak panen raya.
Pada puncak panen tersebut diperkirakan produksi beras mencapai 5,62 juta ton. Atas potensi itulah, ia meminta Bulog segera bergerak menyerap gabah petani.
"Beli gabah petani dengan insentif harga yang layak. Tolong kalkulasi kemungkinan terjadi kemarau panjang di 2020. Walaupun BMKG bilang tidak ada cuaca ekstrem, tapi kita harus waspadai khususnya soal ketersediaan beras nasional," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(aud/agt)