Sebagai solusi, Jokowi memerintahkan jajarannya membuat program perluasan pembiayaan modal kerja bagi 23 juta pelaku UMKM tersebut. Apabila masuk dalam kategori layak kredit, maka mereka berhak mendapat pembiayaan dari perluasan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Lalu, untuk yang unbankable akan disalurkan dari program pembiayaan ultra mikro (UMi) dan program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) atau program lainnya," ujarnya, Rabu (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, untuk memperluas akses bagi pelaku UMKM, Jokowi juga berencana merilis skema dana darurat bagi UMKM.
Selain itu, Jokowi juga akan memperluas kebijakan penundaan angsuran dan subsidi bunga kepada penerima KUR, UMi, dan program Mekaar. Berdasarkan data yang ia miliki, ada 6,4 juta nasabah dari program tersebut.
"Lalu di PT Pegadaian (Persero) juga ada 10,6 juta debitur. Saya minta agar program penundaan angsuran dan subsidi bunga diperluas untuk usaha mikro penerima bantuan usaha dari pemerintah daerah (pemda)," pungkas Jokowi.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)