Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menjelaskan pada Januari arus kas KAI masih positif Rp436 miliar dan Februari sebesar Rp386 miliar. Namun, arus kas berkurang drastis pada Maret seiring dengan merebaknya virus corona yang menyebabkan penurunan jumlah penumpang.
"Hanya saja arus kasnya, Januari masih positif , Februari positif, tapi Maret sudah negatif Rp693 miliar," ujarnya dalam rapat virtual bersama Komisi VI DPR, Rabu (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau hari ini (volume penumpang) lebih turun lagi," imbuhnya.
Guna mempertahankan keuangan perusahaan, Edi menuturkan KAI akan memaksimalkan layanan angkutan barang. Bahkan, KAI mulai melayani pengangkutan sayur mayur dan telur dari ke Pasar Induk Cipinang.
Lihat juga:Efek Corona, Garuda Tunda Bayar Sewa Pesawat |
Tak hanya itu, perseroan melakukan efisiensi biaya hingga 40 persen. Mereka juga mengajukan relaksasi pinjaman jatuh tempo kepada pihak kreditur.
"Kami juga memastikan ketersediaan fasilitas pinjaman jangka pendek untuk menjaga likuiditas," ucapnya.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/age)