Penutupan katanya, sudah dilakukan sejak 27 April 2020 lalu.
"Kami memutuskan untuk melakukan penghentian sementara kegiatan produksi di pabrik Rungkut 2 sejak tanggal 27 April 2020, sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian," kata Elvira, dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (30/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prioritas kami saat ini adalah memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan kami dengan menerapkan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah, serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan Gugus Tugas di tingkat Kota dan Provinsi untuk mencegah penyebaran," kata dia.
Meski menutup kegiatan produksi, ia mengatakan Sampoerna tetap menunaikan tanggung jawabnya, dengan memberikan cuti dan tetap memberikan upah seperti biasa terhadap para karyawan yang terdampak.
[Gambas:Video CNN]
"Langkah ini kami ambil dengan terus memastikan dukungan kepada karyawan dan melakukan tanggung jawab sosial terhadap komunitas, antara lain dengan memberikan cuti dan tetap menerima gaji seperti biasa bagi, karyawan yang terdampak, yang perlu melakukan karantina mandiri, yang perlu merawat anggota keluarga mereka yang terdampak," katanya.
Elvira meyakinkan walau ada karyawan Sampoerna yang terinfeksi virus corona, produk perusahaannya tetap dalam standar kualitas yang aman untuk dikonsumsi. Untuk memastikannya pihak Sampoerna pun melakukan karantina produknya selama lima hari, sebelum didistribusikan.
"Sampoerna memastikan bahwa kualitas produk merupakan prioritas perusahaan. Untuk itu, kami melakukan karantina produk selama lima hari sebelum akhirnya didistribusikan ke konsumen dewasa," katanya.
Lihat juga:Ada Gula, Ada Semut PTPN II |