Mengutip Antara, Jumat (8/5), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli turun 26 sen atau 0,9 persen ke posisi US$29,46 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni turun 44 sen atau 1,8 persen ke US$23,55 per barel.
Persediaan minyak mentah AS di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma naik sekitar 407 ribu barel dalam sepekan hingga 5 Mei. Akan tetapi, tambahan pasokan tak diimbangi dengan perbaikan permintaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produksi minyak di seluruh dunia juga turun untuk mengurangi kelebihan pasokan. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, atau OPEC+, sepakat untuk memangkas produksi mulai 1 Mei sekitar 10 juta barel per hari.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, impor minyak China naik menjadi 10,42 juta barel per hari pada April dari 9,68 juta barel per hari pada Maret. Namun, impor China untuk semua barang jatuh. Kondisi itu menunjukkan pemulihan ekonomi China terhambat karena ekonomi di seluruh dunia mengalami resesi.
"Kami terus berada di pasar yang bergejolak dan penurunan harga ini tidak mengejutkan. Saya pikir ada beberapa aksi ambil untung," kata mitra di Again Capital LLC di New York, John Kilduff. (ulf/agt)