Direktur PT Sarinah, Fetty Kwartati beralasan renovasi gedung akan segera dilakukan demi transformasi bisnis perusahaan.
"Sebagai bagian dari transformasi Sarinah yang juga melibatkan renovasi gedung, ada 34 tenant yang lokasinya termasuk direnovasi," kata Direktur PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati seperti dikutip Antara, Minggu (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung yang berusia lebih dari setengah abad ini, kata Fetty, memang sudah saatnya direnovasi untuk menjaga kekokohan struktur. Namun begitu, tetap mempertimbangkan Golden Rule terkait keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup.
Rencananya renovasi gedung Sarinah dimulai pada Juni 2020 tapi karena pandemi Covid-19 belum mereda maka pekerjaan pun masih sebatas desain, arsitektur, pemetaan, audit teknis atau kegiatan lain yang tidak menimbulkan kerumunan (crowd). Kemudian baru dilanjutkan dengan konstruksi fisik.
[Gambas:Video CNN]
"Kondisi yang sedang kita hadapi saat ini dimanfaatkan PT Sarinah (Persero) untuk kegiatan perancangan tersebut. Diharapkan jika wabah usai maka pekerjaan konstruksi bisa segera dimulai secara bertahap," terang Fetty.
Sarinah pun menjanjikan akan mengumumkan peta arah dan cetak biru transformasi perusahaan.
"Sebagai dampak renovasi ini dan dalam menjaga Golden Rule, maka secara fisik gedung harus dikosongkan dan pembongkaran gerai-gerai penyewa juga perlu dilakukan," kata Fetty.
Rincian seluruh gerai yang akan ditutup di Sarinah untuk direnovasi, antara lain:
1. Telekomunikasi ada 1 tenant;
2. Restaurant, Food and Beverages ada 13 tenant;
3. Bank/ATM ada 10 tenant;
4. Money Changer ada 1 tenant;
5. Salon 2 tenant;
6. Tailor 1 tenant;
7. Supermarket dan minimarket 2 tenant;
8. Airline tiket 1 tenant;
9. Refleksi 1 tenant;
10. Entertainment 2 tenant. (antara/nma)