"Jadi, pertama untuk pemulihan ekonomi sendiri itu ada kenaikan di belanja non-operasional sebesar 55 persen atau Rp56,5 triliun," ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam video conference, Selasa (12/5).
Ia menjabarkan dana itu akan digunakan di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial sebesar Rp15,8 triliun. Kemudian, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp14 triliun di sektor keamanan dan ketertiban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, belanja non-operasional juga akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang proyeknya berada di bawah arahan Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR.
Kemudian, pemerintah juga akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bawah tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Ketenagakerjaan.
Namun, kementerian/lembaga yang tak terkait dengan program pemulihan ekonomi akan dipangkas anggarannya. Hal ini dilakukan karena pemerintah fokus pada pemulihan ekonomi terlebih dahulu.
"Hampir seluruh kementerian/lembaga mungkin akan turun anggarannya, bahkan beberapa pagu anggaran tidak naik signifikan," jelasnya.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)