"Pagi ini saya ingin memastikan penyaluran sembako ke masyarakat khususnya di Jabodetabek. Tadi saya melihat masyarakat sudah menerima bantuan pertama bantuan kedua sudah menerima kemarin, serta hari ini bantuan ketiga sudah diterima," ujar Jokowi saat memantau langsung penyaluran bansos paket sembako.
Dalam penyaluran tersebut, kepala negara didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Sosial Juliari P Batubara. Eks gubernur DKI Jakarta itu ingin penyaluran bansos lebih cepat sampai ke masyarakat sebelum Hari Raya Idul Fitri atau lebaran tiba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap pemberian bansos ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi corona. Penerima bansos merupakan mereka yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
Kendati begitu, pemberian bansos ini sempat mendapat keluhan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Sebab, data yang digunakan pemerintah pusat dan daerah tidak sinkron.
Emil juga menyinggung soal pembagian sembilan jenis bantuan kepada masyarakat, yakni bantuan untuk korban PHK, Kartu Sembako, Bansos Presiden Bodebek, Kartu Prakerja, Dana Desa, Bansos Tunai, Bansos Provinsi, Bansos Kabupaten/Kota dan Bantuan Makan atau Nasi Bungkus.
"Mereka (masyarakat) mengira bantuan itu satu pintu, padahal tanggung jawab kita cuma satu (Bantuan Pemprov Jabar), kepala desa protes ke kami, masalah ketidakadilan ini dampak dari tidak akuratnya data," keluhnya.
[Gambas:Video CNN]
(uli/bir)