"BLT dana desa sekali lagi saya minta proses dipercepat. Proses disederhanakan. Terakhir, BLT dana desa kurang lebih baru 15 persen," terang Jokowi, dalam video conference, Senin (18/5).
Kendati begitu, ia mengaku telah mendapatkan laporan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar dan Menteri Sosial Juliari Batubara bahwa seluruh penyaluran bansos tunai akan direalisasikan pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berikan fleksibilitas kepada pemerintah daerah untuk ambil kebijakan operasional di lapangan tapi akuntabilitas tetap harus dijaga," tegas Jokowi.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjabarkan realisasi bansos tunai di luar Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) sebesar Rp3,48 triliun hingga 6 Mei 2020. Dana itu diberikan untuk 5,82 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Kedua, pemerintah menyalurkan pada 27 April-29 April 2020. Dalam periode tersebut, pemerintah memberikan kepada 3,08 juta KPM. Jumlah yang disalurkan pada periode pertama sebesar Rp1,63 triliun dan periode kedua sebesar Rp1,85 triliun.
Sri Mulyani bilang penyaluran bansos tunai pada 24 April 2020 dan 28 April 2020 dilakukan oleh perbankan. Kemudian, penyaluran pada 27 April-29 April 2020 dilakukan oleh kantor pos.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)