Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Pra Kerja Denni Puspa Purbasari mengatakan pemerintah mengajak para aktivis tersebut untuk proaktif mendukung program Kartu Prakerja. Cara ikut serta yang ia tawarkan, bergabung ke dalam sistem yang telah dibangun pemerintah.
"Tidak perlu bersitegang tapi mari berkolaborasi memberikan sesuatu bernilai bagi masyarakat yang terdampak covid" ucapnya dalam webminar di akun YouTube BNPB, Selasa (19/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ingin didonasikan modulnya bisa taruh aja harganya Rp0 atau Rp1 dengan demikian peserta bisa mengambil pelatihan yang harganya Rp0," tuturnya.
Hal itu pula lah, kata Denni, yang telah dilakukan beberapa platform digital penyedia pelatihan di program Kartu Prakerja. " Salah satu digital platform itu ada pelatihan yang nol rupiah jadi ada yang gratis," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
Para aktivis yang bergerak di bidang teknologi informasi (IT) membentuk situs prakerja.org sebagai tandingan sekaligus bentuk protes terhadap kebijakan program pelatihan online dalam Kartu Prakerja yang dinilai tak tepat sasaran.
Inisiator situs Prakerja.org Andri W Kusuma menyatakan situs tandingan tersebut menawarkan materi-materi pelatihan yang diambil dari berbagai sumber yang kompeten untuk diikuti masyarakat luas secara gratis.
"Website ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa sangat banyak alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan pelatihan secara gratis," kata Andri dalam sambungan jarak jauh, Jumat (15/5).
Ia mencontohkan penunjukan langsung delapan penyedia platform pelatihan online yang menurutnya tidak transparan dan akuntabel. Delapan platform tersebut meliputi Tokopedia, Ruangguru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Kemnaker.go.id.
Andri lantas menyinggung implementasi pelatihan online dalam program kartu prakerja pemerintah yang dinilai tidak tepat. (hrd/agt)